Faktor Risiko Asma Akut dan Berat Derajat Asma Akut pada Pasien Rawat Inap
Abstrak
Pendahuluan: Asma merupakan kondisi respiratorik kronis yang prevalensinya mencapai 1–29% dari populasi dalam skala global di banyak negara . Kementerian Kesehatan tahun 2020, asma termasuk dalam kategori penyakit dengan jumlah penderita terbanyak di kalangan masyarakat Indonesia. Prevalensi asma di Indonesia menunjukkan angka 4,5% dari jumlah populasi, yang setara dengan kurang lebih 12 juta individu. Asma terkait rawat inap dapat menunjukkan asma yang tidak terkontrol dan penanda risiko eksaserbasi asma pada masa mendatang. Komplikasi jika asma akut tidak segera ditangai dengan baik akan berkomplikasi gagal jantung, gagal napas atau henti napas, pneumotoraks, penumonia, PPOK, dll.
Metode: Penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap asma akut dewasa di RSIJ Sukapura dari Januari 2021 – Juli 2025 yang berjumlah 83 pasien. Jumlah pasien asma akut dewasa yang diteliti sebanyak 83 pasien.
Hasil: Dari 83 pasien, terbanyak berusia 46–55 tahun , berjenis kelamin perempuan, derajat asma akut ringan - sedang, dan faktor pencetus terbanyak adalah infeksi saluran napas.
Kesimpulan: Faktor pencetus asma akut terbanyak infeksi saluran pernapasan yang terdapat pada asma akut derajat ringan – sedang.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Viewer: 300 times
PDF (English) downloaded: 169 times





