@article{Alverina_Utamayasa_Sembiring_2022, title={Profil Penyakit Jantung Bawaan Sianotik di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya}, volume={72}, url={https://mki-ojs.idijawatimur.org/jurnal/article/view/762}, DOI={10.47830/jinma-vol.72.1-2022-762}, abstractNote={&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan&lt;/strong&gt;. Penyakit jantung bawaan (PJB) sianotik merupakan suatu kelainan struktur maupun fungsi jantung yang menyebabkan darah dengan kadar oksigen rendah kembali beredar ke sistemik. &lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;Tujuan. Untuk mengetahui profil penyakit jantung bawaan sianotik di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.&lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Metode&lt;/strong&gt;. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan rekam medik pasien usia ≤18 tahun periode Juni 2018 – Mei 2020. Jenis kelamin, usia, status gizi, tanda dan gejala klinis, tipe PJB sianotik, komplikasi dan tatalaksana merupakan variabel penelitian ini. &lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Hasil&lt;/strong&gt;. Dari 116 pasien PJB sianotik yang menjadi subjek penelitian ini, didapatkan mayoritas pasien laki-laki (58.62%) dan terdiagnosis pertama kali pada usia 0 – lebih kecil dari 1 tahun (76.72%). Status gizi terbanyak adalah gizi baik (51.72%). Tetralogy of Fallot (TOF) merupakan jenis PJB sianotik yang paling banyak ditemukan (42.24%). Tanda dan gejala klinis yang terbanyak adalah murmur (92.24%) dan komplikasi terbanyak adalah pneumonia (37.07%). &lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan&lt;/strong&gt;. Pasien PJB sianotik kebanyakan laki-laki, berstatus gizi baik, terdiagnosis pertama kali pada usia 0 – lebih kecil dari 1 tahun. TOF merupakan jenis terbanyak. Tanda dan gejala klinis yang terbanyak adalah murmur. Pneumonia adalah komplikasi yang dominan.&lt;/em&gt;&lt;/p&#38;gt;}, number={1}, journal={Majalah Kedokteran Indonesia}, author={Alverina, Clara and Utamayasa, I Ketut Alit and Sembiring, Yan Efrata}, year={2022}, month={Jun}, pages={4 - 10} }