@article{Putri_Indiastari_Surya_Hanum_2023, title={Pertimbangan Interaksi Obat dalam Memilih Obat Psikofarmaka pada Pasien HIV dengan Gangguan Mood: Evidence Based Case Report }, volume={73}, url={https://mki-ojs.idijawatimur.org/jurnal/article/view/1059}, DOI={10.47830/jinma-vol.73.4-2023-1059}, abstractNote={&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan:&lt;/strong&gt; Gangguan mood merupakan salah satu gangguan jiwa yang &lt;/em&gt;&lt;em&gt;paling sering muncul pada pasien HIV. Penggunaan psikofarmaka untuk pasien &lt;/em&gt;&lt;em&gt;HIV dengan gangguan mood berisiko menyebabkan interaksi obat dengan &lt;/em&gt;&lt;em&gt;antiretroviral. Pemilihan obat psikofarmaka untuk pasien HIV perlu disesuaikan &lt;/em&gt;&lt;em&gt;agar tidak menyebabkan efek samping akibat interaksi obat yang merugikan.&lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tujuan:&lt;/strong&gt; Membahas interaksi antar obat psikofarmaka dengan ARV HIV sebagai &lt;/em&gt;&lt;em&gt;pertimbangan pilihan pengobatan.&lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Metode:&lt;/strong&gt; Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed dan Scopus menggunakan &lt;/em&gt;&lt;em&gt;kata kunci dengan konsep Boolean operators. Literatur yang dipilih mengulas &lt;/em&gt;&lt;em&gt;tinjauan pustaka terhadap berbagai interaksi obat psikofarmaka untuk gangguan &lt;/em&gt;&lt;em&gt;mood dengan antiretroviral yang digunakan untuk pasien HIV.&lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Hasil:&lt;/strong&gt; Dari 88 literatur yang didapatkan, terdapat 3 literatur yang meninjau &lt;/em&gt;&lt;em&gt;interaksi berbagai psikofarmaka dengan antiretroviral pasien HIV. Interaksi &lt;/em&gt;&lt;em&gt;psikofarmaka dan antiretroviral berhubungan dengan metabolismenya oleh enzim &lt;/em&gt;&lt;em&gt;Cytochrome P450 (CYP450). Psikofarmaka dan antiretroviral yang dimetabolisme &lt;/em&gt;&lt;em&gt;oleh isoenzim yang sama akan menyebabkan perubahan kadar dalam plasma darah &lt;/em&gt;&lt;em&gt;dan berisiko menyebabkan efek samping.&lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan:&lt;/strong&gt; Meskipun belum ada pilihan psikofarmaka yang paling ideal untuk &lt;/em&gt;&lt;em&gt;penanganan gangguan mood pada pasien HIV, SSRI masih menjadi pilihan utama &lt;/em&gt;&lt;em&gt;karena interaksi dengan antiretroviral yang lebih sedikit. Antiretroviral yang paling &lt;/em&gt;&lt;em&gt;banyak berinteraksi dengan psikofarmaka adalah golongan PI. Disarankan untuk &lt;/em&gt;&lt;em&gt;menghindari penggunaan kombinasi obat yang menyebabkan banyak interaksi dan &lt;/em&gt;&lt;em&gt;mengurangi manfaat pengobatan.&lt;/em&gt;&lt;/p&#38;gt;}, number={4}, journal={Majalah Kedokteran Indonesia}, author={Putri, Frilya Rachma and Indiastari, Dewi and Surya, Michael and Hanum, Anisa Syahfitri}, year={2023}, month={Sep}, pages={191 - 198} }