@article{Febyan_Lardo_2020, title={Konsep Patogenesis Sepsis pada Ventilator Associated Pneumonia di Intensive Care Unit}, volume={68}, url={https://mki-ojs.idijawatimur.org/jurnal/article/view/209}, DOI={10.47830/jinma-vol.68.12-2018-209}, abstractNote={&lt;p&gt;&lt;em&gt;Sepsis berat didefinisikan sebagai sepsis dengan disfungsi satu atau lebih organ. Salah satu penyebab sepsis di Intensive Care Unit (ICU) adalah Hospital-Acquired Pneumonia (HAP). HAP terjadi 5-10 kasus per 1000 pasien yang memakai alat bantu napas mekanis. Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan bagian dari hospital-acquired pneumonia (HAP), terutama disebabkan oleh Pseudomonas aeruginosa. Beberapa faktor penting pada patogenesis VAP, antara lain sistem barier Na+-K+-Cl– transporter-1 (NKCC1), ETT tanpa antibiofilm. Upaya pencegahan VAP berupa oral higiene, alat ETT berbahan antibiofilm, elevasi kepala 30 derajat, evaluasi kemampuan batuk, dan fungsi menelan.&lt;/em&gt;&lt;/p&#38;gt;}, number={12}, journal={Majalah Kedokteran Indonesia}, author={Febyan, Febyan and Lardo, Soroy}, year={2020}, month={Apr}, pages={492-500} }