@article{Putri_Tamin_Werdhani_2026, title={Keefektifan Teknik Ankle Balance Taping Dibandingkan Sham Disertai Latihan Penguatan Otot Kaki Terhadap Keseimbangan Statis Dan Dinamis : Uji Acak Terkontrol Tunggal}, volume={76}, url={https://mki-ojs.idijawatimur.org/jurnal/article/view/2056}, DOI={10.47830/jinma-vol.76.2-2026-2056}, abstractNote={&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan:&lt;/strong&gt; Cedera berulang ligamen lateral pergelangan kaki pada pelari dapat menyebabkan instabilitas pergelangan kaki kronis dan gangguan keseimbangan. Ankle Balance Taping (ABT) merupakan intervensi tambahan yang berpotensi memperbaiki fungsi keseimbangan.Tujuan: Membandingkan efek ABT dan sham &lt;/em&gt;&lt;em&gt;taping, keduanya disertai latihan penguatan, terhadap keseimbangan dinamis dan statis pada pelari dengan instabilitas pergelangan kaki kronis.&lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Metode:&lt;/strong&gt; Uji acak terkontrol tunggal ini melibatkan 36 pelari laki-laki yang dialokasikan dengan randomisasi blok ke kelompok ABT (n=19) atau sham (n=17). Intervensi diberikan selama 3 minggu. Keseimbangan dinamis diukur menggunakan Star Excursion Balance Test (SEBT), sedangkan keseimbangan statis menggunakan &lt;/em&gt;&lt;em&gt;Stork Test. Data dianalisis dengan uji parametrik atau nonparametrik sesuai distribusi data, dan ukuran efek dihitung menggunakan Cohen’s d.&lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Hasil:&lt;/strong&gt; Pada minggu ke-3, kelompok ABT menunjukkan peningkatan SEBT lebih besar dibanding sham pada arah anterior (13,58±9,16 vs 1,24±1,11 cm; p kurang dari 0,001; d=1,84), posteromedial (7,03±3,21 vs 4,42±4,07 cm; p=0,028; d=0,72), dan posterolateral (10,73±7,46 vs 1,49±1,18 cm; p kurang dari 0,001; d=1,68). Tidak ada perbedaan pada lima &lt;/em&gt;&lt;em&gt;arah lain. Keseimbangan statis membaik pada kedua kelompok tanpa perbedaan bermakna.&lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan:&lt;/strong&gt; ABT sebagai tambahan latihan penguatan memberikan manfaat jangka pendek terutama pada keseimbangan dinamis arah anterior, posteromedial, dan posterolateral, sedangkan keseimbangan statis belum menunjukkan superioritas dibanding sham.&lt;/em&gt;&lt;/p&#38;gt;}, number={2}, journal={Majalah Kedokteran Indonesia}, author={Putri, Fracella and Tamin, Tirza Z. and Werdhani, Retno Asti}, year={2026}, month={Sep}, pages={58 - 65} }