@article{Setiani_Maharatih_2025, title={ Peran Gut Microbiome pada Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)}, volume={75}, url={https://mki-ojs.idijawatimur.org/jurnal/article/view/1096}, DOI={10.47830/jinma-vol.75.3-2025-1096}, abstractNote={&lt;p&gt;&lt;em&gt;Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) merupakan gangguan perilaku, berkaitan dengan gangguan neurodevelopmental berupa pola persisten in-atensi atau hiperaktifitas dan impulsifitas yang mengganggu fungsi maupun perkembangan masa kanak. Prevalensi ADHD diperkirakan mencapai 3,4% pada anak dan remaja di seluruh dunia.&lt;sup&gt;1&lt;/sup&gt; Sekitar 60-80% kasus, simptom ADHD dapat bertahan hingga dewasa.&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&#38;gt;}, number={3}, journal={Majalah Kedokteran Indonesia}, author={Setiani, Ariana and Maharatih, Gusti Ayu}, year={2025}, month={Agu}, pages={111 - 114} }